Sebagai rangkaian Karya Ngenteg Linggih dan Nubung Daging di Pura Pemaksan Kesimpar Kaler Kecamatan Abang Karangasem Bali


Menurut Manggala Karya Drh. I Nengah Kerta Besung, M.Si, Tawur Balik Sumpah dilaksanakan di Jaba Pura Pemaksan dan dipuput dua sulinggih yakni Ida Pedanda Gde Made Gianyar dari Geria Kawan Buda Keling dan Ida Pedanda Gede Jelantik Manuaba dari Geria Jelantik Buda Keling. Tawur juga diisi wewalian seperti wayang Sidakarya, Topeng Sidakarya dan Rejang Dewa yang ditarikan anak-nak dari Krama Pengempon. Dijelaskan, bangunan Pura Pemaksan sebagai pura umum terdapat pelinggih Padmasana, Menjangan seloang, Gedong Sari, Penglurah dan pepelik, sedangkan di madya mandala terdapat Bale Gong dan Balai Pesamuan.
Mengenai rangkaian karya ngenteg linggih telah dimulai dari tanggal 18 Juni 2008 dengan upacara matur piuning, yang dilanjutkan nunas jatu Sri Sedana, mepepada, nunas tirta ke sad Kahyangan meliputi Gunung Agung, Lempuyang, Ulun Danu dan lain sebagainya. Puncak karya yang dilaksanakan pada Buda Kliwon Matal sesuai dengan tegak odalan, Ida Betara nyejer selama 11 hari dan mesineb 10 Nopember 2008. I Nengah Kerta Besung sebagai manggalaning karya mengatakan, tawur balik sumpah kali ini mengambil tingkatan utama dengan mempergunakan hewan tawur seperti kerbau, sapi, kambing, angsa, itik, asu bang bungkem medasar ayam manca warna. Dengan pembagian, ditengah dengan kerbau, di barat adalah kambing, di timur dengan sapi, di selatan asu bang bungkem dan di utara mempergunakan babi hitam, ditengah ditambah dengan angsa dan semua dasar caru adalah ayam manca warna.

No comments:
Post a Comment